Kunto Hartono : Perjuangan Sang Drummer Menuju Rekor Dunia

Kunto Hartono adalah salah satu musisi yang identik dengan rekor.

Pria kelahiran asli Banyuwangi, tanggal 27 Maret 1977, pernah beberapa kali tercatat dalam sejarah musik Indonesia sebagai pemecah rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Penabuh Drum Terlama di Indonesia.

Rekor pertama yang terpecahkan pada saat itu menabuh drum selama 24 Jam non-stop, yang berlangsung pada tanggal 27 – 28 Oktober 2002 di Plaza Balaikota Bogor.

Setahun kemudian Kunto kembali memcahkan rekor menabuh drum selama 61 jam 15 menit, yang berlangsung pada 4 Agustus 2003 pukul 10.00 WIB sampai 6 Agustus 2003 pukul 23.15 WIB, di GOR Padjajaran Bogor. Sebenarnya rekor Kunto ini notabene merupakan rekor dunia yang melampaui rekor dunia saat itu, selama 60 Jam atas nama Alvaro Lopez dari Amerika Latin. Tapi dikarenakan persyaratan Guinness World Records tidak dipenuhi Kunto, akhirnya rekor Kunto hanya diakui di MURI.

Seakan kecewa dengan rekor sebelumnya yang tidak memenuhi persyaratan Guinsess World Records, Kunto hijrah ke Jakarta & kembali memcahkan rekor sebagai penabuh drum terlama di Indonesia & di dunia dengan menabuh Drum selama 74 jam pada tanggal 29 Desember 2003 pukul 09.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2004 pukul 11.15 WIB, di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Brojonegoro, Kuningan – Jakarta dengan tajuk event Spectacular Drumming Marathon By Kunto Hartono yang diprakarsai & diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional.

Sebenarnya, pengajuan waktu yang dicatat Kunto kepada pihak Record Research Service Guinness Book of the Record, hanya 72 jam setelah dikurangi dengan waktu istirahat setiap 8 jam, selama 15 menit. Pihak Guinness ternyata memutuskan bahwa waktu istirahat tetap menjadi waktu yang harus diperhitungkan sehingga Kunto resmi sebagai pemecah rekor dunia baru penabuh drum terlama dalam waktu 74 jam.

Saat ini rekor dunia menabuh drum terlama dipegang oleh Russ Prager dari USA, selama 120 jam pada tanggal 9 – 14 Maret 2009 di Sacramento Guitar Center – Sacramento – USA. Kunto sangat berambisi untuk memecahkan kembali rekor tersebut atas nama dirinya dan membuktikan dirinya sebagai Strongest Drummer In The World From Indonesia.

Usaha tersebut dimulai pada tanggal 4 – 9 Desember 2009. Kunto menjalani gladi resik sebagai ajang pemanasan menabuh drum secara marathon selama 90 jam di Orentz Studio, Jl. Veteran No. 48 A – Panaragan – Bogor.

Akhirnya pada tahun 2010, Kunto melakukan usaha pemecahan rekor dunia Drumming Marathon 135 Hours Guinness World Records yang diselenggarakan oleh KAHA Management (Kunto Hartono Management) di Kapas Krampung Plaza Surabaya (KAZA), dimulai pada tanggal 26 Juni 2010 pukul 21.00 WIB.

Pada hari Rabu, 30 Juni 2010, sekitar pukul 04.00 WIB, listrik area KAZA sebelah barat mati.  Detik demi detik berlalu, sampai lebih dari 30 detik listrik belum juga menyala. Padahal, pihak Guinness World Records mensyaratkan rekaman Audio Visual tidak boleh putus dari detik pertama sampai detik terakhir pemecahan rekor dan listrik mati di tengah proses pemecahan rekor hanya boleh terjadi maksimal 30 detik. Baru 30 menit kemudian listrik menyala, dan Kunto tetap duduk di kursi, dan asyik bermain drum di atas panggung.

Memasuki pukul 05.00 WIB, ketukan stik Kunto tak beraturan dan melemah. Sekitar pukul 06.00 WIB, Kunto menghentikan gerakan tangannya dan akhirnya harus dibopong ke posko panitia di backstage. Kondisinya terus menurun, sampai akhirnya tak sadarkan diri. Pukul 06.25 WIB, panitia menghentikan perjuangan Kunto, dan membawanya ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU Dr Soetomo Surabaya.

Dalam catatan KAHA Management, Kunto ambruk setelah 82 jam menabuh drum. Artinya, Kunto memecahkan rekornya sendiri pada 2004, namun gagal melampaui rekor dunia Russ Prager.

Di penghujung tahun 2011 ini, Kunto kembali melakukan usaha pemecahan rekor dunia dalam event THE LONGEST DRUMMING MARATHON 121 HOURS GUINNESS WORLD RECORDS yang dimulai pada tanggal 27 Desember pukul 20.00 WIB dan direncanakan berakhir pada tanggal 1 Januari 2012 pukul 06.00 WIB di Balai Kota Malang – Jawa Timur.

Sebelum memulai usaha pemecahan rekor, Kunto meminta doa restu kepada warga Kota Malang agar upayanya kali ini berjaloan lancar dan sukses.

Sungguh kebahagiaan yang sangat luar biasa, bisa melakukan pemecahan rekor dunia kembali, saya sangat mengharapkan dukungan dan doa dari anda semua.

Sampai dengan saat post ini di-publish, usaha pemecahan rekor tersebut masih berlangsung. Semoga perjuangan Kunto Hartono dapat membuahkan hasil yang membanggakan bagi rakyat Indonesia di mata dunia. Bagi yang ingin menyaksikan secara live streaming, kunjungi website KapanLagi.com.

Tags: , ,

No comments yet.

Leave a Reply